Hutan mangrove kulon progo, Yogyakarta

Posted by

Advertisement

Pada artikel ini saya berkesempatan untuk menceritakan beberapa kesan menarik setelah berkunjung di tempat wisata yang lagi hitz-hitznya di Yogyakarta. Mungkin di beberapa instagram sudah bertebaran foto-foto selfie dengan latar belakang jembatan bambu dan pohon mangrove. Ya tidak salah lagi tempat itu sering disebut hutan mangrove pantai pasir kadilangu yang terletak diujung barat Yogyakarta tepatnya di Perbatasan kulon progo dan purworejo. Semenjak terkenal di sosmed, tempat ini pun menjadi banjir dengan pengunjung sehingga pada waktu saya ke sana ada sedikit peningkatan fasilitas seperti perbaikan jalan bambu dan sebagainya. Namun secara umum sudah layak dijadikan tempat wisata. 

Perjalanan saya dimulai dari kota Yogyakarta. Jarak dari Pusat kota jogja ke lokasi hutan mangrove kulon progo ini sekitar 48 km. Apabila kecepatan kurang lebih 60 km/jam maka akan sampai di hutan mangrove selama 1 jam 20 menit. Apabila dari kota jogja maka langsung menuju jalan wates. Jalan ini satu-satunya jalur yang mudah dilewati dari kota Jogja. 

Rute Perjalanan menuju hutan mangrove kulon Progo
Jalan wates- Tugu patung Nyi ageng Serang-Lurus-Jalan arah purworejo- Ikuti papan penunjuk jalan hutan mangrove. 

Tiket Masuk Hutan Mangrove
Pada saat memasuki lokasi pantai pasir kadilangu terdapat pos jaga retribusi sebagai tiket masuk sekitar RP 2000,-. Namun pada saat memasuki tempat parkir, uang parkir kendaraan roda dua sekitar Rp. 10.000,-. Menurut saya ini yang sebenarnya dijadikan uang tiket masuk karena lebih besar dan lokasinya cukup lumayan nyaman. 

Apa yang istimewa dari hutan mangrove ini?
Hutan mangrove kulon progo memang telah ramai dikunjungi oleh para wisatawan sehingga sudah pasti bisa ditebak banyak sekali yang istimewa di lokasi wisata ini. Dari tempat parkir menuju hutan mangrove berjalan sekitar 50 m. Berikut beberapa keistimewaan dari hutan mangrove ini yang menjadikan tempat wisata paling ngehitz di Yogyakarta. 

1. Fasilitas
Berbicara soal fasilitas tentu semua tempat wisata akan selalu meningkatkan pelayanan fasilitas. Di lokasi hutan mangrove kulon progo ini sudah terdapat beberapa fasilitas umum seperti tempat parkir yang luas, Toilet Umum, Tempat bilas, Gubug-gubug makan dan warung makan, Musholla dan sebagainya.

2. Panorama
Lokasi hutan mangrove ini awalnya memang digunakan sebagai konservasi pencegahan dari abrasi pada garis pantai. Namun seiring berjalannya waktu, Keindahan panorama yang disajikan di pantai pasir kadilangu ini semakin istimewa. Pasalnya disini terdapat pemandangan background seperti pohon mangove, jembatan dan jalan kerja dari bambu, air laut dan beberapa spot dikhususkan untuk foto selfie. Pihak pengelola saat ini terus meningkatkan fasilitas untuk foto sehingga banyak pilihan unik-unik sebagai latar belakang foto. 

Yang menarik disini adalah kebersihan lokasi wisata selalu dijaga karena sudah disediakan beberapa tempat sampah saat menelusuri hutan mangrove. Kebanyakan dari pengunjung disini memang didominan oleh para anak muda karena memang lokasi wisata ini sangat mudah dijangkau dan tentu lebih murah. 



3. Sebagai wisata edukasi
Rekreasi tidak selalu melulu dengan keindahan alam untuk berfoto ria melainkan ada beberapa aspek yang bisa diambil dari lokasi wisata tersebut. Hutan mangrove pantai pasir kadilangu ini bisa dijadikan sebagai lokasi wisata edukasi kepada anak-anak karena dapat memperkenalkan anak-anak betapa pentingnya menajaga kelestarian lingkungan salah satunya dengan hutan mangrove. 

4. Makanan enak dan masih murah meriah
Waktu itu saya sampai di hutan mangrove ini sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah puas dan berfoto-foto di dalam hutan mangrove, saya memutuskan untuk mencari makan. Sempat terbesit di pikiran kalau makan disini pasti mahal. Namun karena keinginan saya sangat penasaran dengan masakan di sini. Saya memutuskan untuk makan di warung dekat tempat parkir. Menu yang ditawarkan cukup menggugah selera seperti Ikan asam manis pedas, Ikan bakar, Soto ceker dan sebagainya. Saya tertarik dengan makanan ikan asam manis pedas dengan ikan kakap. Penampakannya seperti di bawah ini. Rasanya sangatt enak. 1 Ikan bisa untuk berdua. Dan harganya masih sangat murah. 

Hutan mangrove di sosial media terkenal dengan nama pantai Congot padahal lokasinya di pantai pasir kadilangu. Walaupun lokasi ini memang berdekatan dengan pantai Congot. Pada saat saya kesana sangat disayangkan air laut sedang surut sehingga terlihat tanah-tanahnya di bawah. Meskipun begitu, pengunjung yang datang sangat banyak terutama pada saat setelah jam makan siang. Disarankan untuk datang pada waktu pagi hari karena masih sepi. 
Demikian sedikit info mengenai hutan mangrove kulon progo, Yogyakarta. 


Blog, Updated at: 02:07

0 comments:

Post a Comment

Follow

Fanspage